Tips Mencari Kerja Bagi Anda yang Belum Memiliki Pekerjaan

Menganggur pasca keluar dari pekerjaan lama di masa kondisi ekonomi dunia tengah tidak baik, memang bukan suatu hal yang menyenangkan. Namun hal lebih sulit akan dialami oleh mereka yang sama sekali belum pernah bekerja dan cukup lama jadi pengangguran. Kondisi itu membuat orang tersebut lebih sulit mendapatkan pekerjaan.

Mereka yang belum pernah kerja atau pengangguran susah memperoleh pekerjaan karena kebanyakan bagian HRD memilih orang yang sebelumnya punya pengalaman. Hal tersebut terungkap dari tulisan New York Times yang membahas soal diskriminasi di dunia kerja.

“Berdasarkan review dari beberapa situs pencari kerja yang cukup populer terungkap, pencari kerja lebih memilih atau merekrut orang yang masih bekerja atau baru saja keluar dari pekerjaannya,” begitu tulis koran tersebut.

Bagi Anda yang sama sekali belum punya pengalaman dan pernah bekerja, tentu cukup pusing membaca fakta di atas. Tapi bukan berarti tidak ada jalan keluarnya untuk tidak lagi menjadi pengangguran. Simak tipsnya seperti yang dikutip dari She Knows berikut ini:

1. Ambil pekerjaan apapun posisinya

More

9 Pertanyaan Tersulit Saat Interview Kerja

Seseorang akan dipanggil wawancara terlebih dahulu sebelum diterima bekerja. Momen ini adalah saat dimana Anda akan dinilai dan dikenal secara singkat oleh perekrut dari perusahaan. Dari sekian banyak kandidat yang tersaring, wawancara kerja akan menentukan apakah Anda layak diterima atau tidak.

Bagi pewawancara, pertanyaan yang diberikan haruslah kreatif dan menjawab apa yang dicari dari sebuah jabatan. “Pertanyaan tak hanya digunakan untuk menentukan kemampuan berpikir dan menjawab seseorang secara langsung, namun juga melihat kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah,” ujar Dale Austin, direktur pelayanan karir di Hope College, Michigan kepada situs Forbes.

Beda dengan apa yang dikatakan oleh headhunter (pencari kandidat kerja) veteran, Chuck Pappalardo. Ia menjelaskan bahwa pertanyaan yang diajukan tergantung pada kepentingan dari perusahaan itu sendiri. “Kebanyakan pertanyaan bertujuan mengukur apakah seseorang bisa bekerja di tempat mereka, dan memiliki latar belakang yang tepat sebagai pegawai yang baik, ujarnya menambahkan.

Berikut 9 pertanyaan sulit yang dilontarkan para perekrut dan jawaban yang sebaiknya Anda berikan untuk memberikan impresi terbaik di matanya.

More

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Pindah Kerja

Walau sudah memiliki pekerjaan tetap, tak jarang seseorang masih ‘rajin’ mengirimkan lamaran ke tempat lain. Motifnya macam-macam, ada yang ingin meningkatkan kesejahteraan, tidak suka dengan tempat kerja sekarang, atau ingin mengembangkan karir yang lebih tinggi.

Dilansir ehow, survei dari sebuah situs pencari kerja mencari tahu tentang faktor apa yang membuat seseorang betah bertahan di perusahaannya. Hasilnya, 20% menjawab, sikap menghargai dari atasan sangat penting, 17% berpendapat gaji adalah yang utama, dan 62% merasa hal yang paling membuat betah adalah pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari.

Apapun alasannya, seringkali kebimbangan datang ketika tawaran pindah sudah di depan mata. Apakah mantap akan pindah atau berusaha tetap bertahan di tempat yang sekarang?

Gaji

Uang memang belum tentu bisa membuat Anda mencintai pekerjaan, tapi tak bisa dipungkiri uang adalah hal yang penting. Untuk menjalani hidup, memenuhi kebutuhan, dan merancang masa depan, Anda tentu perlu uang dalam jumlah tertentu. Jika pekerjaan yang ditawarkan adalah impian Anda, bisa jadi uang bukan pertimbangan utama. Tapi jangan lupa tetap mempertimbangkan rasio tabungan dan pengeluaran Anda dengan gaji yang baru. Sebisa mungkin usahakan ada peningkatan dari pekerjaan yang sebelumnya.

More

Tips Agar Wawancara Kerja Sukses

Salah satu bagian dari mencari pekerjaan adalah proses interview itu sendiri. Wawancara kerja yang dilakukan dari satu perusahaan ke perusahaan lain meninggalkan rasa penasaran, akankah diterima bekerja atau tidak. Wawancara kerja juga berarti penentu nasib Anda akan tetap menganggur atau mendapat sumber penghasilan tetap.

Proses mencari pekerjaan saja sudah rumit, kini Anda harus menyiapkan diri untuk bertemu dengan pewawancara kerja dan memberikan yang terbaik untuk mereka. Jawaban yang diberikan, penjelasan tentang diri sendiri, hingga seberapa besar pengetahuan Anda mengenai perusahaan yang Anda lamar menjadi beberapa faktor kesuksesan Anda diterima bekerja.

Christopher Carol, seorang penulis dunia kerja membagi beberapa hal yang harus Anda siapkan menjelang wawancara kerja. Kuncinya adalah, bagaimana Anda bisa memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi perusahaan yang Anda lamar.

CV, resume kerja, busana yang sopan dan pantas, informasi standar mengenai perusahaan yang Anda lamar, hingga pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada pewawancara kerja, adalah hal standar yang sudah harus menempel di diri Anda. Namun ada beberapa detail yang sebaiknya tidak terlewatkan.

More

6 Tanda Anda Tidak Nyaman dengan Pekerjaan Anda

Mengejar kesuksesan karir sangat penting dalam kehidupan. Tidak hanya memberikan penghasilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan, tapi juga memberikan kepuasaan batin.

Ketika Anda merasa nyaman dan memiliki passion dengan pekerjaan yang dijalankan, maka akan lebih bersemangat dalam menghabiskan hari-hari Anda di kantor. Sebaliknya, ketika Anda tidak merasa nyaman dengan pekerjaan, akan terlihat dalam sikap Anda. Jadi, ketahuilah tanda-tanda jika Anda kurang nyaman dengan karir Anda. Setelah mengetahuinya, Anda dapat intropeksi diri dan segera mencari karir impian dan menggapainya.

Dilansir dari All Women Talks, berikut enam tanda karyawan tidak nyaman dengan pekerjaannya.

Merasa terpaksa pergi ke kantor
Ketika setiap pagi Anda merasa sangat malas untuk pergi ke kantor dan berharap sakit setiap pagi, maka Anda tidak menikmati pekerjaan. Ini merupakan tanda bahwa karir yang Anda jalankan tidak memberikan kepuasaan yang Anda cari.

More

4 Tanda Anda Harus Segera Mencari Pekerjaan Baru

Memang bukan hal yang mudah mencari pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini, apalagi harus memutuskan untuk berhenti kerja. Ini terdengar sangat berisiko.

Namun jika Anda merasa pekerjaan saat ini tidak membawa hasil dan kurang menjanjikan, terlebih apabila anda merasa kemampuan anda disepelekan oleh atasan, maka berhenti dan mencari pekerjaan yang lebih layak merupakan pilihan yang tepat. Jika masih ragu, simak 4 tanda berikut ini, sebagai bahan pertimbangan Anda jika ingin keluar dari pekerjaan, seperti dilansir dari Oprah.

1. Tidak Berkembang
Tidak dapat belajar dan berkembang di satu perusahaan merupakan hal terburuk. Tuntutan pekerjaan semestinya membuat Anda harus berubah ke arah yang lebih baik. Nah, tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda tidak dapat meningkatkan kemampuan? Mungkin pekerjaan saat ini bukan passion Anda atau Anda merasa kurang tertantang. Saatnya mencari pekerjaan yang dapat menambah pengalaman dan ilmu Anda. Jika Anda tetap mempertahankannya, maka Anda akan terjebak dalam karir yang salah.

More

“Take the first…

“Take the first step in faith. You don’t have to see the whole staircase, just take the first step.” ~ Martin Luther King Jr.

memang benar bahwa kita tidak tahu menahu apa yang menghadang di depan. tapi ketika anda memiliki niat, mantapkanlah niat tersebut dan lakukanlah dengan sepenuh hati. anda tidak perlu terlalu cemas dengan hal-hal kecil yang menurut anda terlalu menakutkan, lakukan dulu saja apa yang perlu anda lakukan saat ini. ambilah langkah pertama dengan penuh keyakinan. seperti pada saat anda akan menaiki tangga, naikilah anak tangga pertama, anda tidak perlu melihat keseluruhan anak tangga.

Quote

Write to be Read

Hi all, berikut adalah cuplikan yang saya dapat dari suatu sumber yang tidak dapat saya sebutkan. Semoga tulisan dalam bahasa inggris ini cukup mudah dimengerti untuk bahan panduan anda dalam menulis CV dan/atau surat lamaran kerja (application letter) yang baik.

“writers should be read, but neither seen nor heard,” wrote Daphne du Maurier. Writing should be about communication, about engaging with a reader. To communicate effectively, any writer must observe certain rules and disciplines.

Write for the reader, not for yourself. The inconsistent use of figures, bad grammar or clumsy sentence structure indicates a lack of attention to detail and can be an irritating distraction. For some institution, detail and diligence are keystones of the trust between the institution and the customer. Bad writing or sloppy calculations can easily harm that trust.

If you have something to say, do it with conviction and clarity. Avoid jargon, wordiness and clichés. Vary sentence length and structure. Use short verbs. Start your piece with purpose. Announce your big idea as soon as you begin and then explain it.

More

“Hello Effect”, Kesan Pertama Agar Sukses Mendapat Pekerjaan

Wawancara merupakan salah satu tahapan penting dalam proses melamar kerja. Saat wawancara ini pelamar harus mewaspadai hallo dan horn effect. Jika beruntung terkena hallo effect, Anda bisa sukses diterima kerja.

Hallo effect merupakan penilaian positif seseorang berdasarkan pendapat pribadinya yang dilakukan secara sepintas. Ini biasanya dipengaruhi kesan pertama ketika bertemu pelamar yang dinilainya. Kebalikan dari hallo effect adalah horn effect yang merupakan penilaian negatif.

“Kalau first impression sudah nggak suka, pakaian nggak rapih, bau rokok, tidak bersih, sedikit banyak mempengaruhi user,” jelas praktisi di bidang Human Resources.

Hallo atau horn effect ini harus diwaspadai pelamar kerja. “Karena kita nggak bisa mengontrol pandangan interviewer,” tambah Fitra yang merupakan lulusan master di bidang Human Resources Management dari Universitas Melbourne, Australia itu.

Untuk menimilasir terkena horn effect, sangat penting bagi pelamar kerja mempersiapkan diri dengan baik. Mulailah dengan mengenakan pakaian yang sesuai dengan perusahaan dituju. Selain itu kerjakanlah PR Anda. Ketahui seperti apa perusahaan yang Anda lamar, agar ketika ditanya pelamar terkesan menguasai materi.

More

Persiapan Menjelang Wawancara Kerja (Bagian-2)

Berbicara mengenai pas foto, pastikan bahwa pas foto yang anda miliki adalah foto resmi yang menampilkan sisi professional anda. Saya sangat menyarankan agar anda mengambil foto di sebuah studio foto sehingga hasil foto akan tampak lebih jelas dan bagus. Di dalam foto tersebut, pastikan bahwa rambut anda sudah rapih, berikan cukup senyum (tanpa menampilkan gigi), kenakan blazer/jas warna gelap yang tampak rapih, gunakan make-up secukupnya (untuk wanita) sehingga tidak nampak menor atau tidak nampak pucat tanpa make-up. Dan yang terakhir, pastikan latas belakang foto anda adalah putih/merah/biru.

Mental dan penampilan tentunya adalah 2 hal penting yang perlu anda persiapkan. Saya menyarankan jika wawancara kerja diadakan di pagi hari, pastikan bahwa anda sudah sarapan. Jika wawancara kerja siang hari, pastikan bahwa anda sudah makan siang. Hal ini untuk menghindari hilangnya focus dan konsentrasi karena lapar dan haus.

Ada baiknya jika anda satu atau setengah jam dating lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Dengan demikian anda memiliki lebih banyak waktu untuk memastikan pakaian anda masih rapih setelah menempuh perjalanan ke tempat interview. Pastikan pula wajah anda tampak segar dan tidak berkeringat. Apabila anda masih memiliki banyak waktu luang, saya sangat melarang anda untuk bermain dengan ponsel canggih anda. Gunakan waktu yang ada untuk membaca-baca profil perusahaan dari majalah/flier/poster dinding yang ada di ruang tunggu, atau pun Koran bisnis. Jika bahan bacaan pun tidak ada, gunakan waktu yang ada untuk membaca ulang CV anda sendiri atau bacaan-bacaan berguna lainnya yang dapat membantu anda tetap focus.

More

Previous Older Entries