Cara Agar Lolos Wawancara Kerja yang Pertama

Setelah menyelesaikan pendidikan, Anda pasti ingin segera bekerja dengan mengirimkan aplikasi diri ke berbagai perusahaan. Ketika disuruh datang untuk tes kerja, Anda akan melalui beberapa prosedur, salah satunya adalah sesi wawancara.

Apakah Anda menjadi tidak percaya diri karena minim pengalaman wawancara dibandingkan ratusan pelamar lainnya? Jangan khawatir, ada lima tips yang perlu diperhatikan agar bisa melewati tahap interview.

1. Berpakaian dengan Baik
Tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk membeli pakaian baru setelah lulus kuliah. Cukup membeli satu hingga dua setelan resmi yang bisa dipakai saat wawancara kerja. Namun, pakaian tersebut harus bisa membuat Anda nyaman dan tampak profesional, sebab ini akan dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda.

2. Perhatikan Cara Anda Bersikap
Saat baru pertama kali melamar kerja, perhatikan sikap Anda di hadapan pewawancara. Jaga kontak mata, perkenalkan diri dengan jelas, dan menjabat tangan pewawancara dengan penuh keyakinan. Jangan ragu ketika berjabat tangan atau malah mengguncangkan lengan tangan mereka. Coba jabat tangan mereka secara perlahan dan buat kontak mata dengannya sambil tersenyum.

3. Jangan Gugup
Anda perlu rileks saat wawancara kerja. Jangan duduk dengan tatapan mata yang kaku karena terlalu gugup. Duduk dengan posisi tubuh yang baik sambil membuat kontak mata dengan pewawancara. Pastikan Anda tidak gemetaran ketika memegang pulpen atau menggoyangkan kaki yang bisa mengganggu pelamar lainnya. Hal itu dapat membuat Anda gagal melalui tahap wawancara.

4. Praktik Dahulu Sebelum Wawancara
Sebelum interview, latihan berbicara dulu di rumah. Hindari kata ‘umm’ atau ‘hah’ yang biasa dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Anda harus menjaga citra diri sendiri dan tunjukkan kalau Anda memiliki kepribadian yang serius dalam bekerja. Anda pun perlu mempelajari perusahaan. “Mempelajari misi perusahaan merupakan kuncinya,” ujar Bob Riney, selaku presiden dan kepala operasional di Henry Ford Health System, seperti dirangkum dari She Knows.

5. Bawa Semua Portofolio
Siapkan semua portofolio dalam notebook walaupun Anda sudah melampirkan resume, surat lamaran, hingga contoh portofolio. Tidak menutup kemungkinan pewawancara akan meminta portofolio lainnya untuk meyakinkan. “Tunjukkan ketangkasan serta niat Anda untuk bergabung dalam perusahaan,” tambah Riney

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: