Strategi untuk Menjalin Hubungan Baik dengan Bos Baru

Menjalin hubungan baik dengan bos baru merupakan kedua hal yang menyulitkan. Bagaimana tidak, Anda perlu mengenal dan memahami karakter seseorang yang baru saja Anda kenal.

Dapat berhubungan baik dengan bos sangat penting, bukan hanya dapat memperlancar urusan pekerjaan Anda, namun ketika dapat merebut hati si bos, karir Anda pun dapat meroket. Untuk di awal karir, fokuskan terlebih dahulu dasar-dasar menjalin hubungan baik dengan bos. Dilansir dari Monster, Simak lima strategi berikut ini untuk dapat membina hubungan baik dengan bos baru.

Amati Karakter Bos Baru
“Satu hal yang perlu Anda tahu adalah mengamati budaya perusahaan dan kenali karakter atasan Anda dengan seksama selema beberapa minggu pertama,” ungkap Corey Terese Blanck, konsultan karir di Minnepolis.

Blanck menyarankan, jangan berasumsi buruk terlebih dahulu sebelum Anda benar-benar memahami kebudayaan di kantor baru. Sebaiknya mengklarifikasi jika ada yang kurang jelas, daripada berasumsi yang salah. Ketika sudah memahami budaya di kantor dan memahami karakter bos baru Anda, maka lebih memudahkan untuk mendekatinya.

Komunikasi
Beberapa bos bisa sangat sibuk dan menyerahkan penuh tanggung jawab pekerjaan pada karyawannya. Mungkin akan kesulitan untuk bisa berkomunikasi dan berdiskusi dengan bos yang super sibuk.

Bagaimanapun gaya kerja atasan Anda, tetap lah membangun hubungan dan jalur komunikasi yang baik. Bisa menggunakan email atau sesekali berdiskusi di kantor. Kuncinya adalah, Anda harus selalu mengupdate pekerjaan. Informasikan jika Anda sedang mengerjakan suatu proyek. Beritahukan juga pada atasan jika pekerjaan telah selesai.

Penampilan Profesional
Busana memiliki peran penting dalam profesionalitas. Allison Hemming, pengarang buku ‘Work It! How To Get Ahead’ mengatakan,berpenampilanlah profesional jika ingin dipromosikan.

Hindari menggunakan busana yang terlalu banyak memperlihatkan kulit Anda. Berbusana terlalu seksi ternyata dapat menghancurkan karir Anda, meskipun performa kerja Anda bagus. Berbusanalah profesional ketika ke kantor. Singkirkan rok terlalu mini dan kancingkan kemeja Anda hingga tulang selangka agar terlihat lebih sopan.

Inisiatif
Karyawan baru biasanya hanya duduk dan menunggu pekerjaan datang kepadanya. Aktiflah untuk menanyakan tugas dan pekerjaan Anda.

“Berinisitiflah untuk mengerjakan sesuatu. Hal ini dapat dimulai dari sesuatu yang sederhana, seperti merapikan tumpukan file dan lakukanlah sebelum disuruh,” tutur Blanck.

Stephen Viscusi, penulis buku ‘On the Job: How to Make It in the Real World of Work’, menyarankan, untuk datang lebih awal dan pulang lebih cepat ketika berada di tempat kerja baru. Viscusi juga menyarankan untuk tetap sibuk dan belajar hal-hal baru.

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: