Busana dan Bahasa Komunikasi Pengaruhi Sukses di Kantor

Tanpa Anda sadari, busana yang dikenakan dan bahasa komunikasi yang Anda pakai dapat mempengaruhi kesuksesan karir.

Perusahaan Anda bisa saja bergaya bisnis kasual atau profesional, apa pun Anda tetap ada standar dalam berpakaian yang perlu dipatuhi. Sementara bahasa komunikasi yang pantas, juga mempengaruhi reputasi Anda di tempat kerja.

Dasar-dasar berpakaian

Cara Anda berpakaian akan mempengaruhi interaksi dengan kolega dan klien. Berpakaian yang sesuai dengan tipe kerja bisa meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus bagaimana orang lain memandang Anda. Rekan kerja bisa bersikap negatif, jika Anda berpenampilan buruk dan tidak memperlihatkan kesan profesional.

Sementara itu, klien bisa merasa tidak nyaman atau bahkan ragu dengan kompetensi dan integritas Anda, jika pakaian yang Anda pakai tidak mencerminkan posisi serta pekerjaan yang Anda lakukan.

Profesional VS. Kasual

Tempat kerja umumnya memiliki standar busana profesional atau bisnis kasual, tergantung pada jenis perusahaan. Penampilan profesional biasanya meliputi setelan, dasi, dan sepatu pantofel untuk pria. Sedangkan untuk wanita, bisa berupa celana atau rok yang dipadukan dengan blazer.

Sedangkan bisnis kasual, biasanya lebih santai yang memungkinkan pekerjanya memakai celana jeans, blus atau atasan berbahan kaus, tapi bukan kaus oblong. Meski terkesan santai, Anda tetap harus bisa mempertahankan kesan profesional, misalnya, memasangkan celana jeans dengan blazer. Sehingga tetap terlihat kasual, namun formal di saat bersamaan.

Bahasa dan komunikasi

Gunakan bahasa yang pantas di tempat kerja, menunjukkan kemampuan Anda berkomunikasi dengan baik. Sebaiknya hindari bahasa ‘slang’ atau vulgar, terutama jika Anda sedang berurusan dengan klien dan atasan. Selain itu, bahasa tubuh juga juga mempengaruhi cara Anda berkomunikasi dengan orang lain.

Cara Anda menegur seseorang, postur tubuh, mimik muka, dan cara berjabat tangan merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sudah seharusnya bahasa tubuh juga mencerminkan rasa menghormati dan profesional. 

2 Comments (+add yours?)

  1. Goldenadi
    Apr 06, 2013 @ 19:14:32

    tutur bahasa dan penampilan kita memang benar akan mempengaruhi kesuksesan kita karena mindset kesuksesan akan mempengaruhi cara berpakaian dan bahsa yang kita gunakan, jadi kesimpulan saya sendiri kalo mindset sukseslah yang akan membentuk kepribadian kita, menurut senja bagaimana?

  2. Senja
    Apr 19, 2013 @ 17:33:54

    saya setuju. mindset sukses akan membentuk kepribadian kita terutama urgency dalam mengejar kesuksesan tersebut. namun demikian, saya setuju bahwa sebelum anda menjadi sukses, ubahlah terlebih dahulu tutur bahasa dan penampilan anda sesukses yang anda inginkan, demi mendapatkan mindset sukses yang ingin anda raih. salam Senja!🙂

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: