Yang Diperlukan Saat Meminta Kenaikan Gaji Pada Atasan

Anda mungkin puas terhadap performa kerja pribadi dan merasa layak mendapatkan kenaikan gaji. Bagaimana dengan atasan Anda? Kalau mau permintaan naik gaji terkabul, simak, nih, bocoran dari para atasan mengenai pertimbangan mereka dalam menaikkan gaji bawahan.

Memiliki Ambisi
Yuna Eka Kristina, 32, Head of Corporate & Marketing Communication OT Group
• Performa kerja memuaskan
“Saya melihat pencapaian KPI jika ada karyawan yang minta naik gaji. Misalnya, dari beberapa konsep yang mereka ajukan, ada berapa, sih, yang bisa dijalankan? Pencapaian deadline juga penting—apakah dia selalu on time atau molor mengumpulkan tugas.

“Yang nggak kalah krusial adalah kedisiplinan alias datang ke kantor tepat waktu. Jika sudah disiplin waktu, pasti dia juga disiplin terhadap pekerjaan. Ini merupakan modal untuk naik gaji, bahkan naik level.”

• Motivasi kuat
“Jangan hanya menghasilkan A saat diminta membuat A. Berilah alternatif B, C, dan D. Jika bisa menyelesaikan deadline sehari atau dua hari sebelumnya, kenapa tidak? Seseorang yang punya ambisi atau motivasi untuk jadi lebih baik, permintaan gajinya akan lebih mudah dikabulkan.”

• Punya kontribusi
“Saya akan menilai apakah keberadaan orang ini membuat tim jadi lebih baik. Jika ternyata keberadaannya tidak memengaruhi kerja tim, mungkin kenaikan gajinya mesti ditunda dulu.”

Unjuk Gigi!
Fibriyani Elastria, 35, Executive Vice President Marketing sebuah perusahaan asuransi

Bukti prestasi
“Biasanya, sih, jika ada karyawan yang outstanding, perusahaan akan menaikkan gaji sebelum karyawan meminta. Tapi, jika ternyata mereka mengajukan diri, saya akan mempertimbangkannya setelah mendengar alasan dia minta naik gaji.

“Penting bagi karyawan untuk membawakan data-data yang memperlihatkan kinerja dia selama ini. Tanpa bukti, bagaimana saya mempertimbangkannya? Apalagi jika dia bukan bawahan langsung saya atau staf level bawah. Kalau ternyata performa kerjanya mengesankan, saya akan berdiskusi dengan atasannya.”

Hindari gosip
“Kadang ada karyawan yang minta kenaikan gaji karena mendengar rekannya di level yang sama digaji lebih tinggi. Siapa yang menjamin kalau perkataan si rekan benar? Lagipula gaji yang dia terima, kan, berdasarkan negonya dengan HRD saat baru masuk. Tapi saya tetap akan cek ke bagian HRD agar saya bisa mengukur apakah gajinya selama ini memang di bawah standar atau sudah cukup. Dengan catatan, dia menunjukkan bukti pendukung prestasi kerjanya.”

Tanpa ancaman
“Hindari meminta kenaikan gaji dengan ancaman, misalnya berkata akan resign jika gaji tidak dinaikkan sesuai harapan. Saya tidak menoleransi hal ini. Bagi saya, masih banyak orang yang butuh pekerjaan. Sebagai atasan, saya juga mesti bersikap tegas. Daripada mengancam, lebih baik tunjukkan hal-hal yang membuat Anda patut naik gaji.”

Berpatokan pada Hasil
Billy Ching, 29, CEO PT JERUK NIPIS DOTCOM

Kondisi perusahaan
“Hal pertama yang jadi pertimbangan saat karyawan minta naik gaji adalah perhitungan kenaikan profit perusahaan, sejak karyawan tersebut masuk hingga sekarang. Jika memang naik, tentulah karyawan berhak menerima kenaikan gaji. Lain halnya kalau perusahaan dalam kondisi menurun. Naik gaji mesti ditunda, tuh!”                                                                           Efektivitas

“Kalau kondisi perusahaan oke, setelah itu saya akan mempertimbangkan kinerja karyawan—efektif, nggak. Ini bisa dilihat berdasarkan KPI yang diurus tim HRD. Mulai dari kedisiplinan waktu, berapa deal yang didapat, dan sebagainya. Dengan kata lain: pencapaian yang memuaskan.”

Hasil nyata
“Kadang karyawan merasa sudah bekerja keras sehingga minta naik gaji. Misalnya dia datang pagi pulang malam. Kalau nggak ada proyek yang goal, tentulah ini sulit jadi pertimbangan. Yang dibutuhkan perusahaan adalah kontribusi nyata dari karyawan. Jadi, karyawan juga harus fokus ke hasil, bukan seberapa lelah diri Anda.”

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: