10 Alasan Tepat untuk Resign

Rasa lelah akibat beban kerja wajar saja. Toh, semua pekerjaan memiliki hambatannya sendiri. Namun mungkin, beberapa kali ide untuk mencoba peruntungan di tempat lain melintas di kepala Anda ketika beban pekerjaan sedang banyak-banyaknya.

Apalagi rumput tetangga, kan, selalu lebih hijau, bukan? Mendengar pekerjaan teman yang bebannya tak sebesar miliki Anda namun memiliki gaji lebih besar atau fasilitas lebih menggiurkan, mungkin membuat Anda ingin segera melayangkan surat lamaran ke perusahaan tersebut.

Lantas, kebimbangan pun terjadi. Apakah pekerjaan yang sekarang benar-benar pantas untuk dipertahankan atau justru Anda telah memberikan terlalu banyak perngorbanan tanpa hasil setimpal? Nah, sedang mengalami kebimbangan tersebut? Baca tuntas hal-hal yang mengindikasikan Anda lebih baik mencari pekerjaan lain, berikut ini!

1.Dominasi Setiap Hari

Bekerjadari Senin hingga Jumat selama sembilan jam, belum lagi jika di antara hari tersebut Anda harus lembur, memang sudah cukup menguras tenaga, ya? Ditambah, Anda pun harus siaga di akhir pekan untuk urusan kerja. Beruntung apabila Anda menikmatinya dan memiliki manajemen waktu yang baik.

Namun bila yang terjadi Anda malah kehilangan napsu bekerja? Misalnya, di satu pagi Anda tiba-tiba mengharapkan terkena flu demi tak masuk kantor, terus membuka jadwal cek dokter yang memungkinkan Anda cuti, atau setiap hari Anda hanya menghitung hari hingga libur datang, tandanya mungkin tempat kerja yang sekarang tidak memberikan semua yang Anda harapkan di tempat kerja.

Akan tetapi, hal ini tentu tak dapat dijadikan pembenaran. Tempat kerja memang tak sellau bisa memberikan semua yang Anda inginkan, bukan? Pastikan memang tempat kerjanya yang kurang tepat, bukan semata Anda yang malas dan tak termotivasi.

2.Anda Tak Menguasainya

Alasan seseorang dapat mencintai atau nyaman di tempatnya bekerja adalah ketika ia memiliki kemampuan dalam bidang yang ia kerjakan. Dalam artian, sejak awal ia telah mengetahui potensi dan memilih bidang tersebut untuk digeluti. Apabila Anda merasa payah dan tak bisa mengerjakan pekerjaan Anda belakangan ini, ditambah tak ada keinginan untuk mengembangkan diri, lebih baik Anda pindah. Toh, jika memaksakan tetap di sana p-un Anda tak akan bisa menjadi siapa-siapa dan tak akan berkembang.

3.Tak Ada Kebanggaan

Ketika tiba saatnya kumpul keluarga, pertanyaan mengenai pekerjaan adalah hal paling terakhir yang Anda harapkan. Bagaimana pun, seseorang membutuhkan kebanggaan terhadap pekerjaan yang bisa membuatnya semangat dan bahagia atas pekerjaannya. Jadi apabila Anda tak memiliki itu, mungkin bidang kali ini tak sesuai dengan Anda.

4.Terus Mengeluh

Apabila pada dasarnya Anda tak mudah mengeluh dan tiba-tiba saja beberapa bulan ke belakang Anda selalu menemukan keluhan di kantor, mungkin pertanda ada sesuatu yang tak beres. Akan tetapi cari tahu dulu, apakah keluhan Anda seputar rekan kerja, bos, atau tentang pekerjaan dan perusahaannya? Apabila alasannya adalah pekerjaan dan perusahaan, tak apa bila cari tempat kerja baru.

5. Pekerjaan “Menggila”

Saat Anda sudah tak memiliki waktu untuk Anda sendiri dan selalu lembur mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk berhenti. Saat weekend tetap masuk dan tak mendapat jatah libur karena pekerjaan yang menggunung dan tanpa henti, well, Anda harus benar-benar memikirkan untuk resign deh Ladies.

6. Malas ke Kantor

Ada perasaan enggan setiap berangkat ke kantor. Kaki terasa berat dan rasa malas yang amat sangat ketika harus berangkat ke kantor. Bahkan sering kali menggunakan sakit sebagai alasan untuk absen. Mungkin sudah saatnya Anda memutuskan untuk berhenti.

7. Atasan Berulah

Jika sikap boss atau atasan Anda semakin kelewat batas dan memerintah seenak sendiri serta terlalu merasa berkuasa mungkin sudah waktunya Anda menulis surat permohonan pengunduran diri. Daripada Anda bekerja dalam lingkungan yang sudah tidak sehat lagi ada baiknya untuk resign saja dan mencari pekerjaan baru.

8. Mati Rasa

Dalam mengerjakan pekerjaan sudah tidak ada rasa lagi. Mengerjakan serasa hampa tidak konsentrasi dan melibatkan emosi. Karena itu pekerjaan tetap dikerjakan seperlunya tanpa konsentrasi atau hampa karena rasa bosan dan terpaksa.

9. Pasif dan Tanpa Perlawanan

Ketika meeting atau dimintai pendapat oleh rekan kerja serta bos, Anda menjawab sekenanya saja, seakan tidak peduli dengan kemajuan perusahaan. Tidak semangat dalam mempertahankan ide atau pendapat dengan atasan. Anda lebih bersikap pasif. Ini merupakan salah satu tanda Anda harus resign.

10.Tak Ada Tantangan

Bagi beberapa orang, tak ada tantangan berarti tak ada motivasi. Misalnya saja, jika Anda berhasil melewati target dan tak tahu apa lagi yang harus dikejar.Apabila Anda termasuk yang demikian, maka tak heran apabila performa karir Anda terasa stagnan. Siapa tahu, di tempat baru Anda bisa lebih berkembang?

Jika hal ini sudah terjadi, baiknya tidak usah memaksakan diri untuk terus menekuninya. Mulailah untuk mencari pekerjaan yang sekiranya membuat Anda tertantang dan bergairah dalam bekerja.

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: