Cara Meminta Maaf Yang Baik Pada Rekan Kerja

Ketahuan rekan kerja saat sedang ngegosipin dia? Atau, kepergok atasan saat sedang mengirim lamaran kerja ke perusahaan lain? Itu hanya dua kesalahan yang bisa terjadi pada kita di kantor.

Kalau sudah begitu, alih-alih langsung minta maaf, kita malah panik dan heboh sendiri karena takut. Padahal, kalau tahu langkah-langkahnya, minta maaf nggak sesulit bayangan kita, kok.

office_1674178c

Simak beberapa tips berikut untuk mengetahui cara meminta maaf yang baik pada rekan kerja.

Nobody’s Perfect
Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Karena itu, daripada panik dan meratap karena menyesal, lebih baik menertawakan diri sendiri dan mengakui kalau kita memang salah. Dengan begitu, kita nggak akan mencoba untuk mencari pembenaran atau kambing hitam dari kesalahan kita.

Inisiatif Pribadi
Ajukan permohonan maaf secepatnya supaya masalah nggak berlarut-larut. Pastikan juga kita melakukannya atas inisiatif sendiri—bukan karena ada orang lain yang menyarankan atau malah si ‘korban’ sendiri yang menagih permintaan maaf dari kita. Jika ingin menjelaskan alasan kita melakukan kesalahan itu, ungkapkan tanpa ada nada defensif. Hindari kesan kita sedang membela diri.

Bicara Langsung
Meminta maaf lewat e-mail sangat nggak disarankan, apalagi untuk kesalahan yang sifatnya personal. Jika kesalahan bersinggungan langsung dengan seseorang, lebih baik kita meminta maaf secara langsung supaya bisa melihat reaksinya. Bonusnya: kita jadi tahu sejauh mana kesalahan kita memengaruhinya dan apakah dia tulus memaafkan.

Terima ‘Hukuman’
Kita kudu siap menerima konsekuensi dari kesalahan kita, misalnya dimusuhi atau dapat SP. Jika nggak terima dan malah sewot, orang lain akan menilai kita nggak merasa menyesal. Lebih baik tunjukkan sifat sportif dan berusaha memperbaiki kesalahan.

Kapok, Ah!
Lakukan tindakan pencegahan supaya kesalahan yang sama nggak terulang lagi. Misalnya, kita nggak lagi membuat surat lamaran kerja di kantor atau ngegosipin rekan kerja. Jangan sampai terperosok ke lubang yang sama, dong.

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: