21 Contoh Pertanyaan Umum Pada Saat Wawancara Kerja

1. Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri?

Contoh jawaban yang tepat: Latar belakang pendidikan telah mempersiapkan diri saya untuk menjadi konsultan keuangan yang terbaik yang pernah ada. Baik, akan saya ceritakan secara rinci bagaimana saya mempersiapkan diri saya. Saya adalah sarjana lulusan perguruan tinggi dengan jurusan akuntansi dan keuangan pada universitas X . Saya menguasai teori mengenai investasi dan juga pengalaman kerja di danareksa selama 2 tahun. Kedua hal itu telah mempersiapkan saya secara matang pada pekerjaan ini.

2. Coba ceritakan tentang diri anda?

Ceritakan tentang diri anda, tetapi bukan kisah hidup anda.
Berikan penjelasan singkat seperti pendidikan, target jabatan yang ingin dicapai, pengalaman pada bidang pekerjaan yang anda lamar dan latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan posisi yang anda inginkan.

Young man have job interview.

3. Apa kelebihan yang anda miliki?

Jika membicarakan tentang kelebihan, hal ini tergantung pada jenis pekerjaan yang anda lamar. Jangan lupa juga untuk menyebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang anda telah capai.

4. Apa kelemahan anda?

Berikan alasan yang sederhana kepada pewawancara bahwa tidak ada kelemahan anda yang akan membuat hasil pekerjaan anda tidak maksimal. Lalu ungkapkan kelemahan anda sebagai suatu hal yang positif :

* “Ketika saya memulai suatu pekerjaan, saya biasanya lupa untuk beristirahat makan siang.”
* “Karena saya perfeksionis. Saya selalu menemui kesulitan dalam hal bekerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, karena saya khawatir orang lain tidak dapat menyelesaikan nya sebaik saya.”

5. Dimana anda ingin berada dalam 5 (atau 10 atau 15) tahun lagi?

Kemukakanlah impian Anda dan target Anda dalam 5 tahun atau 10 tahun ke depan dan bagaimana strategi Anda mencapainya.

6. Apa yang anda inginkan dalam hidup anda?

Ungkapkan secara halus pertimbangan ketika merespon pertanyaan jenis ini :

* Kejujuran/ambisi/keinginan anda untuk bekerja pada perusahaan
* Hindari jawaban yang seakan-akan perusahaan itu milik anda.
* Jangan mengungkapkan secara keseluruhan akan hal yang menyangkut pribadi (seperti pernikahan, keluarga), namun fokus pada tujuan anda secara professional.

7. Pernahkah Anda mempunyai konflik dengan pimpinan atau atasan Anda?

Pertanyaan ini terkadang ditanyakan dikarenakan; Pewawancara akan melihat apakah anda adalah seseorang yang berkualitas atau calon pegawai yang biasa-biasa saja. Jangan sampai Anda jatuh kedalam jebakan. Dan jika anda benar-benar TIDAK pernah mempunyai masalah, ceritakan bagaimana mengatasi jika anda bertemu dengan masalah.

8. Apa alasan perusahaan kami menggaji anda? (Pertanyaan identik yang lain: “Mengapa anda pikir anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini?”, “Mengapa kami harus mempekerjakan anda?”, “Apa yang membedakan anda dari kandidat lain?”)

Ceritakan apa yang membedakan anda dengan kandidat lain. Ungkapkan dengan jelas bahwa kemampuan anda dapat memenuhi kebutuhan dari perusahaan.

Jika anda fasih dalam tiga bahasa dan pernah bekerja di luar negeri, maka fakta-fakta tersebut akan menjadi suatu hal yang baik untuk ditonjolkan dalam wawancara untuk pekerjaan perbankan internasional.

9. Ceritakan ketika anda gagal dan bagaimana anda bangkit?

Mungkin hidup anda sedikit berantakan dari waktu ke waktu, namun hal yang penting adalah anda memilih satu atau beberapa kejadian di mana anda dapat menunjukkan apa yang telah anda pelajari dari pengalaman tersebut. Sebuah contoh klasik di sini adalah anda mengambil tanggung jawab yang terlalu banyak atau setuju untuk melakukan sesuatu dengan jadwal yang tidak masuk akal, menurut pemandu karir dan penulis, Chandlee Bryan. Pemulihan anda bisa berupa bahwa anda saat ini sudah merasa tenang dan sedang meningkatkan perhatian pada apa yang dapat anda selesaikan pada jadwal yang diberikan.

10. Apa pencapaian terbesar anda?

Jika anda menjawab pencapaian terbesar anda adalah masuk ke universitas atau mendapatkan gelar sarjana, maka anda tidak membedakan dari kandidat lainnya. Kecuali jika anda meraihnya dengan melewati berbagai macam kesulitan, seperti sakit, masalah keluarga atau masalah keuangan. Cobalah untuk mengatakan sesuatu yang berbeda yang membuat anda unik dibanding kandidat lain.

Hal ini juga bukan berarti anda menyebutkan prestasi anda ketika berhasil meraih medali olimpiade atau melakukan tindakan kepahlawanan. Idealnya anda harus menunjukkan bukti keahlian anda yang berhubungan dengan pekerjaan yang anda minati, seperti komunikasi, inisiatif, teamwork, atau mengorganisasi. Contoh: anda berlatih bahasa Jepang selama 3 bulan karena anda akan tinggal di negara tersebut selama beberapa waktu, atau anda mengorganisasi sebuah tim untuk menyelenggarakan sebuah event.

11. Kriteria apakah yang harus dimiliki untuk menjadi pimpinan yang sukses?

Pertanyaan itu biasanya mempunyai 2 tujuan :
* Bagaimana anda mengatasi dirimu dengan manajemen.
* Bagaimana anda melihat dirimu sendiri sebagai seorang pimpinan.

12. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. tips Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

14. Apa Yang Anda Ketahui Dari Perusahaan Kami?

Ketika pertanyaan itu dikeluarkan, berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini.” Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

15. Apa Yang Anda Cari Di Dalam Sebuah Pekerjaan?

Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

16. Berapa Lama Anda Akan Bersama Kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama. Jangan memberikan jawaban yang terlalu spesifik. Anda bisa menjawab seperti ini ” Saya ingin selamanya bisa bekerja di sini dengan catatan perusahaan puas dengan hasil kerja saya”.

17. Kenapa Anda Meninggalkan Pekerjaan Anda yang Sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan. Hindari cerita-cerita yang berkesan Anda sedang membicarakan hal buruk mengenai mantan atasan atau rekan kerja Anda.

18. Berapa Gaji yang Anda Minta?

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan  bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.

19. Apa Target Jangka Panjang/Jangka Pendek Anda?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.

20. Seberapa Sukses yang Anda Rasa Telah Capai?

Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu. Semoga pertanyaan tersebut dapat anda temukan saat wawancara kerja. Sehingga anda dapat mengeluarkan jawaban yang telah anda siapkan. Semoga berhasil.

21. Apakah anda ada pertanyaan untuk saya?

Selalu siapkan pertanyaan anda. Ini menunjukkan antusias anda bergabung di perusahaan. Contoh pertanyaan seperti deskripsi pekerjaan yang akan anda jalani atau proyek seperti apa yang saat ini dikerjakan perusahaan.

kasih komen nya doooonk.. (:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: